Pendidikan Sejarah (S-1)

Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Sejarah
A. KOMPETENSI KHUSUS

Lulusan Program Studi Pendidikan Sejarah dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :

1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Sejarah

  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan Sejarah sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan Sejarah
  • Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran Sejarah dengan penguasaan yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.

2. Peneliti di bidang Pendidikan Sejarah

  • Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
  • Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Sejarah.
  • Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru Sejarah atau peneliti Sejarah.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang pendidikan Sejarah
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan Sejarah.

3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.

  • Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan Sejarah secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.

4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian

  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
  • Memiliki kemampuan mengaplikasikan Sejarah dalam berbagai bidang ilmu lain serta dalam bidang ilmu terapan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.

B. KOMPETENSI UMUM

Kompetensi umum Sarjana Pendidikan Sejarah adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan Sejarah dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan Sejarah; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan Sejarah, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan Sejarah, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Sejarah
Sarjana Pendidikan Sejarah dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Sejarah, Peneliti Pendidikan Sejarah, Pemimpin/Manajer Pendidikan Sejarah, Konsultan Pendidikan Sejarah, dsb.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Sejarah.